Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Breaking NewsKabupaten BengkalisRiau

DURI-DUMAI DARURAT! Gudang BBM Ilegal ‘Menggila’ di Bathin Solapan, Aparat Tidur Pulas?

113
×

DURI-DUMAI DARURAT! Gudang BBM Ilegal ‘Menggila’ di Bathin Solapan, Aparat Tidur Pulas?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Merpatianugrah.com Bengkalis
Bathin Solapan- Aksi mafia minyak ilegal di Riau tampak makin “Menggila” dan tak tersentuh hukum! Tepat di jalur vital Jalan Lintas Duri – Dumai, Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, sebuah rumah kayu kumuh terekam jelas dijadikan markas besar penimbunan bahan bakar minyak (BBM) atau minyak hasil sulingan ilegal.

Foto yang diambil pada Jumat, 21 November 2025, pukul 14.07 WIB ini menjadi bukti telanjang betapa parahnya praktik ilegal yang sudah menjadi rahasia umum di wilayah Bathin Solapan. Di dalamnya, tumpukan ratusan jeriken plastik berbagai ukuran berjejer, ditambah beberapa drum besar berwarna biru yang siap menampung ribuan liter minyak haram.

Example 300x600

Mafia Pesta Pora, Masyarakat Merana
Keberadaan gudang ini bukan hanya sekadar pelanggaran hukum; ini adalah pukulan telak bagi keadilan dan ekonomi rakyat. Saat warga sipil harus berdesak-desakan dan mengemis untuk mendapatkan jatah BBM bersubsidi di SPBU, para mafia ini justru berpesta pora menimbun dan menjual kembali minyak curian dengan harga seenaknya.

Lokasi yang berada di pinggir jalan lintas utama menunjukkan betapa beraninya para pelaku. Mereka seolah tak peduli, bahkan menganggap aparat penegak hukum (APH) setempat ‘tidak ada’ atau sengaja ‘memalingkan wajah’.

“Ini sudah keterlaluan! Kami antre berjam-jam, tapi penimbun main ‘angkut’ saja. Kalau gudang ini bisa beroperasi di tengah jalan begini, pasti ada yang ‘main mata’,” ujar seorang Warga yang tidak mau disebutkan identitasnya dengan nada geram. “Jelas, ada sirkulasi uang haram yang berjalan mulus di bawah hidung aparat!”

Saat dikonfirmasi kepada Kapolsek Mandau Kompol Primadona S.I.K, M.SI. memblokir WhatsApp Media

Kapan ‘Tangan Besi’ Bertindak?
Pertanyaan besar kini tertuju kepada Kepolisian Sektor Mandau dan Kepolisian Resor Bengkalis. Apakah temuan berupa tumpukan jeriken dan drum penuh minyak ilegal ini belum cukup menjadi bukti untuk melakukan penggerebekan?
Jika aparat berdalih tidak tahu, maka patut dipertanyakan efektivitas patroli dan intelijen mereka. Jika tahu namun dibiarkan, maka dugaan adanya pembiaran atau bahkan perlindungan terhadap mafia minyak ini menjadi sulit dibantah.

Masyarakat dan publik menuntut tindakan yang keras, cepat, dan transparan. Jangan biarkan aktivitas penimbunan yang merusak harga dan merugikan negara ini terus beroperasi. Sudah saatnya ‘tangan besi’ hukum membersihkan Bathin Solapan dari bisnis ilegal yang membuat masyarakat menderita!

Example 300250
Example 120x600
Breaking News

Merpatianugrah.com— BANYUWANGI Dugaan kekerasan terhadap sejumlah siswa di lingkungan Pondok Pesantren Baitus Salam, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi sorotan. Persoalan tersebut bahkan berujung pada laporan ke kepolisian setelah keluarga korban menilai proses mediasi sebelumnya belum memberikan penyelesaian yang mereka harapkan. Sedikitnya empat siswa disebut menjadi korban dugaan kekerasan. Mereka yakni Riski, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Cluring; Kevin, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung; Rois, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cluring; dan Adit, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung. Menurut keterangan keluarga, Riski diduga mendapat tendangan pada bagian kaki dan pukulan di bagian belakang kepala. Sementara Kevin disebut mengalami dugaan pemukulan pada bagian pipi kanan dan kiri. Dua siswa lainnya, Rois dan Adit, juga disebut mengalami dugaan kekerasan pada bagian wajah. Mediasi Justru Dipersoalkan Persoalan tersebut sebelumnya sempat dimediasi oleh Kepala MTs Baitus Salam, Titik Indahwati. Namun, bukannya persoalan dianggap selesai, proses mediasi justru menuai keberatan dari pihak keluarga korban….