Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Riau

89 Pekebun Bengkalis Ikuti Pelatihan Budidaya Sawit, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan

19
×

89 Pekebun Bengkalis Ikuti Pelatihan Budidaya Sawit, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekebun kelapa sawit. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas kebun sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Komitmen itu diwujudkan melalui keikutsertaan 89 pekebun asal Kabupaten Bengkalis dalam Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit yang digelar di Hotel Grand Elite, Pekanbaru, Senin (10/8/2026).

Example 300x600

Pelatihan yang berlangsung selama enam hari, 10–15 Agustus 2026, merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Tahun 2026. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB) dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Pelatihan secara resmi dibuka Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sektor kelapa sawit masih memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola dengan menerapkan teknik budidaya yang baik dan sesuai standar.

Menurut Supriadi, peningkatan pengetahuan dan keterampilan pekebun merupakan salah satu faktor penting untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang produktif, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Budidaya sawit masih menjanjikan kalau dikelola dengan teknis budidaya yang baik. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pekebun menjadi sangat penting,” ujar Supriadi.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola perkebunan, mulai dari pembibitan, penanaman dan pemeliharaan hingga proses panen serta pascapanen.

Produktivitas TBS Bengkalis Masih Perlu Ditingkatkan Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Khairul Ashri menjelaskan bahwa produktivitas tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkalis masih relatif rendah dibandingkan rata-rata produktivitas di tingkat Provinsi Riau maupun nasional.

Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya kondisi lahan serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan sebagian pekebun dalam menerapkan teknik budidaya yang tepat.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersyukur dengan adanya dukungan dana dari BPDP dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Tahun ini kita dapat melatih sebanyak 456 pekebun Bengkalis,” jelas Khairul.

Dari total tersebut, sebanyak 274 pekebun mengikuti pelatihan budidaya kelapa sawit yang dilaksanakan dalam tiga gelombang. Sementara pada gelombang ketiga yang berlangsung pekan ini, sebanyak 89 pekebun mengikuti pelatihan yang diselenggarakan PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB).

Khairul menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pekebun untuk meningkatkan kompetensi dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan kebun masing-masing.

Materi Teori dan Praktik Lapangan
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Materi meliputi teknik pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga teknik panen dan pascapanen.

Selain pembelajaran teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat langsung diterapkan sesuai dengan kondisi perkebunan masing-masing.

Pemkab Bengkalis berharap program peningkatan SDM tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas kebun masyarakat. Para peserta juga diharapkan dapat menjadi penggerak sekaligus berbagi pengetahuan dengan pekebun lainnya di lingkungan masing-masing.

Dengan semakin meningkatnya kompetensi pekebun, Pemkab Bengkalis optimistis pengelolaan perkebunan kelapa sawit masyarakat dapat berjalan lebih profesional, produktif dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, peningkatan produktivitas perkebunan diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta perekonomian daerah.
Pembukaan pelatihan berlangsung khidmat dan diikuti perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian melalui Zoom, PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB), unsur pemerintah daerah, narasumber serta seluruh peserta pelatihan.

Turut hadir Direktur PT Sumberdaya Indonesia Berjaya, Andi Yusuf Akbar, serta Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Khairul, yang mewakili Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Ed Efendi.

# Red

Example 300250
Example 120x600