Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Breaking News

Doa Selamat Dari Seorang Ibu,Tapi TakdirBerkata Lain

124
×

Doa Selamat Dari Seorang Ibu,Tapi TakdirBerkata Lain

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Merpatianugrah.com_ Kampar, innalillahi wainna ilaihi ro’jiun😭
Aku tidak kenal sama orang ini, tapi bisa merasakan hancurnya hati seorang Ibu🥺
Sebelum kedua anknya berangkat menuju kota Pekanbaru pasti seorang Ibu akan mendo’akan keselamatan untuk kedua anaknya, tapi kalau takdir yg sudah berkehendak gak ada yang bisa merubahnya😢 …

Pergi berangkat untuk menuntut Ilmu, tapi takdir berkata lain, blm sampai ketujuan nasib malang menimpa keduanya, mereka mengalami kecelakaan di sim Timun Kampar , mereka plg dengan tubuh tanpa Nyawa , Semoga Husnul Khotimah ya Nak, Syurga menantimu🤲😭😢, Semoga keluarga yg di tinggalkan sabar dan tabah dlm menghadapi semua ujian ini😪….

Adik kakak asal Payakumbuh meninggal setelah tergil*s truk di Jalan Raya Bangkinang—Pekanbaru kilometer 40, Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau, pada Minggu (11/1/2026) pukul 13.00 WIB.

Example 300x600

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, mengatakan bahwa peristiwa tersebut kedua korban bernama Delmarc Naurah Azzimah, laki-laki, (18 tahun) dan Charina Naurah Putri (20 tahun). Ia menyebut bahwa Delmarc mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BA 3061 MZ dan membonceng kakak kandungnya, Charina.

Perihal kecelakaan itu, Wulan menceritakan bahwa keduanya melaju dari arah Bangkinang, Kabupaten Kampar, menuju Pekanbaru dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Jalan Raya Bangkinang—Pekanbaru kilometer 40, mereka hendak mendahului truk Hino bernomor polisi AG 8067 UR, yang dikendarai oleh Yon Kesmedi***/El

Example 300250
Example 120x600
Breaking News

Merpatianugrah.com— BANYUWANGI Dugaan kekerasan terhadap sejumlah siswa di lingkungan Pondok Pesantren Baitus Salam, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi sorotan. Persoalan tersebut bahkan berujung pada laporan ke kepolisian setelah keluarga korban menilai proses mediasi sebelumnya belum memberikan penyelesaian yang mereka harapkan. Sedikitnya empat siswa disebut menjadi korban dugaan kekerasan. Mereka yakni Riski, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Cluring; Kevin, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung; Rois, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cluring; dan Adit, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung. Menurut keterangan keluarga, Riski diduga mendapat tendangan pada bagian kaki dan pukulan di bagian belakang kepala. Sementara Kevin disebut mengalami dugaan pemukulan pada bagian pipi kanan dan kiri. Dua siswa lainnya, Rois dan Adit, juga disebut mengalami dugaan kekerasan pada bagian wajah. Mediasi Justru Dipersoalkan Persoalan tersebut sebelumnya sempat dimediasi oleh Kepala MTs Baitus Salam, Titik Indahwati. Namun, bukannya persoalan dianggap selesai, proses mediasi justru menuai keberatan dari pihak keluarga korban….