Iklan Kiri
Iklan Kanan
Uncategorized

Satu Syawal, Satu Hati Wali Kota Dumai Ajak Warga Rayakan Kemenangan dalam Harmoni Perbedaan

12
×

Satu Syawal, Satu Hati Wali Kota Dumai Ajak Warga Rayakan Kemenangan dalam Harmoni Perbedaan

Sebarkan artikel ini

Merpatianugrah.com – DUMAI. Di bawah gema takbir yang mulai menyapa, Pemerintah Kota Dumai secara resmi mengumumkan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini menyelaraskan langkah dengan hasil Sidang Isbat nasional yang dipimpin Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Jakarta, Kamis (19/3).

Berdasarkan data teknis tim falakiyah, posisi hilal di seluruh cakrawala Nusantara masih berada di kisaran 0,9 derajat hingga 3,1 derajat — belum menembus ambang batas kriteria MABIMS (3 derajat ketinggian dan 6,4 derajat elongasi). Alhasil, bulan suci Ramadan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), memberikan satu malam tambahan bagi umat Muslim untuk menjemput keberkahan.

Menyikapi adanya perbedaan waktu perayaan dengan saudara-saudara dari Muhammadiyah yang menetapkan Idulfitri pada Jumat (20/3), Wali Kota Dumai, H. Paisal, memberikan pesan yang sangat menyejukkan. Beliau menegaskan bahwa perbedaan bukanlah pemecah, melainkan warna keberagaman ijtihad yang memperkaya umat Islam.

“Kita hargai perbedaan yang ada sebagai wujud kekayaan ijtihad. Jangan biarkan perbedaan tanggal mengurangi kekhusyukan dan persaudaraan kita di Kota Dumai. Mari tetap jaga ukhuwah Islamiyah; inti dari Idulfitri adalah rasa syukur yang mendalam setelah sebulan penuh kita menempa diri,” tutur H. Paisal dengan hangat.

Untuk memastikan hari kemenangan berlangsung khidmat, Pemerintah Kota Dumai telah merampungkan koordinasi matang di berbagai titik pelaksanaan Salat Idulfitri. Seluruh lapangan terbuka dan masjid-masjid di penjuru kota dipastikan siap menyambut jemaah pada Sabtu pagi mendatang dengan fasilitas yang nyaman dan tertib.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Dumai, selamat menyambut hari kemenangan dengan penuh kedamaian dan sukacita,” pungkas Wali Kota, menutup pengumuman dengan optimisme tinggi bagi kerukunan di “Kota Pengantin” ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *