Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Breaking NewsPolri & TNI

Benarkah Adanya Penegakan Hukum Di Wilayah Polsek Mandau

65
×

Benarkah Adanya Penegakan Hukum Di Wilayah Polsek Mandau

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288
Example 468x60

Media Merpati Anugrah//Bengkalis

Polres Bengkalis, Polda Riau sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari APH terhadap pelangsir di SPBU 14.287.634 Jl. Hangtuah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa 23 September 2025.

Example 300x600

Pada naikan nya pemberitaan pertama,Diduga Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU 14.287.634 Duri, Bengkalis Semakin Marak
Ada nya Oknum wartawan yang mengancam atas pemberitaan tersebut berinisial (GUL) yang diduga membekingi para pelangsir dan SPBU tersebut.

Saat di konfirmasi kepada Kapolsek Mandau Primadona Caniago S.I.K., M.SI masih saja memblokir WhatsApp wartawan Media

Kami berharap kepada Kapolda Riau dan Kapolres Bengkalis agar menangkap oknum Wartawan tersebut dan pelangsir di SPBU Hangtuah 14.287.634.
Jelas oknum wartawan tersebut sudah melanggar kode etik jurnalis dan kebesan PERS

Kita mintak kepada Bapak Kapolri Listio Sigit Prabowo agar menghentikan pelanggaran UUD Migas pasal 18 ayat 2 dan ayat 1, agar di Provinsi Riau salah satu di kabupaten Bengkalis tidak adanya lagi pelanggaran UUD Migas sebagai mana yang bapak kapolri sampaikan ke publik tentang ilegal dan ilegaloging judi mesin dll, di hentikan

Sementara team media banyak menemukan penimbunan minyak solar ilegal dan SPBU memfasilitasi penjualan minyak bersubsidi kepada boss mafia minyak solar tersebut.,
Seolah-olah penegakan hukum polres Bengkalis tutup mata

Dan kami mintak team media humas polri memohon kepada Bapak Kapolri Listio Sigit Prabowo (Hisar)

Example 300250
Example 120x600
Breaking News

Merpatianugrah.com— BANYUWANGI Dugaan kekerasan terhadap sejumlah siswa di lingkungan Pondok Pesantren Baitus Salam, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi sorotan. Persoalan tersebut bahkan berujung pada laporan ke kepolisian setelah keluarga korban menilai proses mediasi sebelumnya belum memberikan penyelesaian yang mereka harapkan. Sedikitnya empat siswa disebut menjadi korban dugaan kekerasan. Mereka yakni Riski, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Cluring; Kevin, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung; Rois, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cluring; dan Adit, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung. Menurut keterangan keluarga, Riski diduga mendapat tendangan pada bagian kaki dan pukulan di bagian belakang kepala. Sementara Kevin disebut mengalami dugaan pemukulan pada bagian pipi kanan dan kiri. Dua siswa lainnya, Rois dan Adit, juga disebut mengalami dugaan kekerasan pada bagian wajah. Mediasi Justru Dipersoalkan Persoalan tersebut sebelumnya sempat dimediasi oleh Kepala MTs Baitus Salam, Titik Indahwati. Namun, bukannya persoalan dianggap selesai, proses mediasi justru menuai keberatan dari pihak keluarga korban….