Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Breaking News

Deklarasi Janji Kinerja Dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026,Lapas Kelas ||B Tahuna

62
×

Deklarasi Janji Kinerja Dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026,Lapas Kelas ||B Tahuna

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Merpatianugrah.com_Tahuna, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna melaksanakan kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen Bersama dalam meningkatkan kinerja organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Senin (12/01).

Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Tahuna dan diikuti oleh Kepala Lapas Tahuna, pejabat struktural, dan seluruh pegawai baik staf maupun petugas pengamanan.

Example 300x600

Kegiatan diawali dengan pembacaan Perjanjian Kinerja oleh Kepala Lapas Tahuna dan diikuti oleh seluruh pegawai, sebagai wujud kesatuan tekad dan komitmen dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Usai pembacaan perjanjian kinerja, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja oleh pejabat struktural secara serentak, sebagai simbol tanggung jawab dan kesiapan seluruh pimpinan unit kerja dalam mencapai target kinerja Tahun 2026.

Perjanjian kinerja yang ditandatangani memuat target dan indikator kinerja yang harus dicapai oleh masing-masing unit kerja, yang berpedoman pada Core Value Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).

Dalam amantnya, Kalapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing menegaskan bahwa pembacaan dan penandatanganan perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Perjanjian kinerja ini adalah janji kita bersama. Apa yang telah dibacakan dan ditandatangani harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai PRIMA harus benar-benar menjadi budaya kerja seluruh jajaran Rutan Dumai,” tegas Kalapas

Dengan adanya kegiatan ini, seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Tahuna menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan pbulik sesuai dengan Core Value PRIMA Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.***/El

Example 300250
Example 120x600
Breaking News

Merpatianugrah.com— BANYUWANGI Dugaan kekerasan terhadap sejumlah siswa di lingkungan Pondok Pesantren Baitus Salam, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi sorotan. Persoalan tersebut bahkan berujung pada laporan ke kepolisian setelah keluarga korban menilai proses mediasi sebelumnya belum memberikan penyelesaian yang mereka harapkan. Sedikitnya empat siswa disebut menjadi korban dugaan kekerasan. Mereka yakni Riski, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Cluring; Kevin, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung; Rois, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cluring; dan Adit, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tamanagung. Menurut keterangan keluarga, Riski diduga mendapat tendangan pada bagian kaki dan pukulan di bagian belakang kepala. Sementara Kevin disebut mengalami dugaan pemukulan pada bagian pipi kanan dan kiri. Dua siswa lainnya, Rois dan Adit, juga disebut mengalami dugaan kekerasan pada bagian wajah. Mediasi Justru Dipersoalkan Persoalan tersebut sebelumnya sempat dimediasi oleh Kepala MTs Baitus Salam, Titik Indahwati. Namun, bukannya persoalan dianggap selesai, proses mediasi justru menuai keberatan dari pihak keluarga korban….