Iklan Kiri
Iklan Kanan
HomePolri & TNI

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pererat Kemitraan Strategis Lewat Pertemuan dengan Kasad Singapura

7
×

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pererat Kemitraan Strategis Lewat Pertemuan dengan Kasad Singapura

Sebarkan artikel ini

Merpatianugrah.com, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kehormatan dari Chief of Army Singapura, Major General Cai Dexian, di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Rabu (6/5/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral di sektor pertahanan yang selama ini sudah terjalin sangat baik dan berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak berfokus pada langkah-langkah strategis untuk memperdalam kolaborasi melalui penguatan dialog keamanan serta pertukaran pendidikan militer. Salah satu agenda utama yang ditekankan adalah implementasi Defence Cooperation Agreement (DCA) yang menjadi landasan hukum fundamental dalam hubungan pertahanan antara Jakarta dan Singapura. Sebagai upaya nyata meningkatkan interoperabilitas antar angkatan bersenjata, Indonesia secara resmi mengundang militer Singapura untuk turut berpartisipasi dalam latihan gabungan Super Garuda Shield (SGS) 2026.

Lebih dari sekadar kerja sama teknis, pertemuan ini juga menggarisbawahi pentingnya membangun hubungan antarmanusia atau people-to-people contact. Dengan meningkatkan interaksi langsung antar prajurit melalui pertukaran personel dan latihan bersama, diharapkan akan tumbuh rasa saling percaya yang lebih kuat demi menjaga stabilitas keamanan di kawasan. Langkah ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam menciptakan kemitraan yang konstruktif untuk mendukung perdamaian regional yang kokoh.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Inspektur Jenderal Kemhan dan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan. Kehadiran para pejabat teras ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal kerja sama strategis ini agar memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kedaulatan dan keamanan di Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *